ternak cacing di liputan 6 sctv


cacing merah

Liputan6.com, Bandung: Tak banyak terdengar masyarakat yang membudidayakan cacing tanah merah (Lumbricus rubellus). Ternyata, hewan tak bertulang belakang ini bisa jadi komoditas yang menguntungkan. Tengok saja bisnis yang dilakoni Komarudin Sabarudin. Pria asal Bandung, Jawa Barat, ini jeli menangkap peluang usaha hingga mampu mengekspor cacing tanah merah ke mancanegara.

Pada mulanya, bukan cuma Komarudin yang membudidayakan cacing tanah merah di Desa Pangalengan, Kabupaten Bandung. Namun, rekan-rekan Komarudin yang turut membiakkan cacing menyerah dan berhenti. Sedangkan Komarudin terus berjuang mengembangbiakkan cacing tanah merah hingga akhirnya menghasilkan laba. “Saya lihat bahwa dari cacing tanah itu banyak sekali yang dihasilkan,” ungkap Komarudin di Bandung, baru-baru ini.

Kandungan protein yang tinggi membuat cacing tanah cocok untuk menggemburkan tanah. Selain itu, cacing juga dapat dijadikan bahan pembuatan obat, kosmetik, pelet ikan, dan lain sebagainya. Selama 12 tahun perjalanan usahanya, Komarudin juga mencoba mengembangbiakkan cacing jenis lain seperti tiger, cacing belang, cacing biru, dan cacing Afrika.

Untuk memulai budidaya cacing tanah, Komarudin menjelaskan, yang diperlukan adalah bibit cacing. Kemudian, sediakan media tumbuh yang cocok dan makanan yang berlimpah. Bentuk media tempat hidup cacing adalah kotoran sapi yang didiamkan selama dua pekan. “Untuk makanannya dari kotoran sapi yang baru,” papar alumnus Fakultas Teknik Universitas Jenderal Ahmad Yani, Bandung, ini.

Pembibitan cacing tanah merah dimulai dari memasukkan induk cacing ke dalam media. Setelah dua pekan, induk cacing akan bertelur. Lantas, pisahkan induk cacing dari telur-telurnya. “Si telur ini kita kasih makan hingga bisa menetas dan dewasa,” ucap Komarudin. Setelah mencapai usia dewasa, cacing tanah merah lokal bisa dijual seharga Rp 50 ribu per kilogram.

Keberhasilan usaha yang dirintis Komarudin mengundang minat pegawai pertanian asal Malaysia bernama, Wan Safawi bin Wan Sulong. Wan Safawi yakin masa depan budi daya cacing tanah merah juga cerah bila diterapkan di negerinya. “Saya nampak masa depan cacing ini di Malaysia sama dengan di Indonesia,” kata Wan Safawi.(ZAQ)

10 thoughts on “ternak cacing di liputan 6 sctv

  1. mohon infonya alamat budidaya cacing bapak komarudin sabarudin
    dan apakah saya bisa beli bibit cacing dan berapa perkilonya,saya minat usaha ini,dan apa bisa bermitra ?

    • Hallo Pak Wisnu…

      Untuk harga cacing, silahkan hubungi kami di 087821065097.
      Maaf tidak kami jawab disini.
      Kami memang nampung hasil ternak cacing peternak sekitar kami, tentunya yang sudah komitmen dengan harga jula dan beli nya.

      Trimakasih
      Den Comar
      087821918877

  2. Salam kenal pak comarudin saya taktik asal tangerang. saya sangat tertarik sekali dengan budidaya cacing ini, pertanyaan saya adalah:1. Apakah bapak membuka juga kursus atau pelatihan budidaya ternak cacing ini?kalau ada bagaimana cara pendaftarannya?
    2.Apakah bapak menjual juga indukan cacingnya atau bibit cacingnya jenis lumbricuss rubellus?
    3.kalau bapak menjual bibit cacingnya atau indukan cacingnya untuk saya mencobanya, berapa minimal pemesanannya?
    posisi alamat rumah saya: ,tangerang banten.
    Tks pak y, di tunggu jawaban dari Bpk. salam.Taktik

    • Salam kenL juga pak Taktik
      Untuk ikut pelatihan silahkan daftar ke 0878 210 650 97. Acara tanggal 25 Oktober 2014 di kota cimahi, invrstasi Rp.750.000/org. Saya juga jual bibtnya dan nisa dikirim sampai kota tanggerang. Untuk order hubungi 0878 210 650 97.
      Trimakasih
      Deden
      0878 2191 8877 081313 633 536

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s